-->

Halaman

    Social Items

Biografi-Singkat-presiden-Soekarno
Biografi Ir. Soekarno presiden pertama Indonesia

Siapa yang tak kenal dengan Soekarno, persiden pertama negara kita Indonesia. Sosok yang sangat berjasa mengantarkan Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan. Sosok penting dibalik pembuatan dasar-dasar negara. Sosok yang patut kita kenang dan ingat sebagai salah satu pahlawan hebat Indonesia.

Sebelum mengulas tentang biografi Ir. Soekarno, lebih singkat kami menjelaskan sedikit tentang pengertian biografi.

Apa sih biografi itu? Biografi merupakan sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupan seseorang. Secara sederhana, biografi dapat di artikan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang.

Nah sudah tahu kan arti dari biografi itu sendiri, sekarang simak biografinya di bawah ini.

Biografi Ir. Soekarno presiden pertama Indonesia


Ir. Soekarno lahir pada 6 Juni 1901 di Belitar Jawa timur. Ir. Soekarno lahir dari pasangan Raden Seokemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Sewaktu kecil, beliu tingga bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Soekarno bersekolah pertama kali di Tulung Agung, yang kemudian pindah ke Mojokerto mengikuti ayahnya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto, Soekarno masuk ke Eerste Inlandse School, sekolah dimana ayahnya bekerja. Pada tahun 1991, Soekarno pindah ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya melanjutkan ke Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya.

Pada tahun 1915, Soekarno telah menyelesaikan sekolahnya di ELS dan melanjutkan ke HBS Surabaya. Di Surabaya, Soekarno dikenalkan dengan kawan ayahnya, bernama Tjokroaminoto. Tjokroaminoto merupakan pemimpin organisasi Serekat Islam yang merupakan organisasi besar saat itu. Dari situlah Soekarno mengenal tokoh-tokoh penting lain seperti Alimin, Musso, Dharsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis.

Karir Politik Ir. Soekarno


Bermula saat beliau bergabung dengan Jong Java (Pemuda Jawa) yang mana dari situ nama Soekarno menjadi dikenal, selain itu dalam organisasi jong java Soekarnolah orang pertama yang memerintahkan agar surat kabar jong java di terbitkan dengan bahasa melayu bukan dengan bahasa belanda.

Pada tahun 1926 Soekarno pindah ke bandung disana Soekarno mendirikan sebuah organisasi yang bernama Algemene Studie Club yang mana merupakan dari cikal bakal terbentuknya salah satu partai yang bernama PNI (Partai Nasional Indonesia). Setelah itu Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI pada bulan Juli 1932.

Pada bulan Agustus 1945, Soekarno diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara ke Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdekan dan segala urusan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah tanggung jawab rakyat Indonesia sendiri. Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Para tokoh pemuda dari PETA menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena pada saat itu di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya. Teks proklamasi secara langsung dibacakan oleh Soekarno yang semenjak pagi rakyat indonesia telah memenuhi halaman rumahnya di Jl Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dikukuhkan oleh KNIP.

Pernikahan Ir. Soekarno


Karisma yang di miliki oleh Soekarno tidak perlu diragukan lagi, ini terbukti Soekarno menikah dengan 9 orang wanita yang mana di antaranya adalah: Oetari (menikah 1921;berpisah 1923), Inggit Garnasih (menikah 1923), Fatmawati (menikah 1943), Hartini (menikah 1952), Ratna (menikah 1962), Haryati (menikah 1963), Yurike Sanger (menikah 1964), Kartini Manoppo, Heldy Djafar (menikah 1966).

Dari kesembilan pernikahan tersebut Soekarno dikarunia 11 orang anak yang mana di antaranya. Pernikahan bersama Ibu Fatmawati, dengan anak yang di beri nama Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guruh. Sedangkah dari pernikahannya dengan Hartini, Soekarno dikaruniahi dua orang anak yaitu Taufan dan Bayu. Pernikahannya dengan Ratna, sedangkan pernikahannya bersama Haryati, Kartini Manoppo masing-masing dikaruniahi 1 anak yaitu Kartika, Ayu, dan Totok.

Wafatnya Ir. Soekarno


Hari Minggu, 21 Juni 1970 Presiden Soekarno meninggal dunia di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta. Presiden Soekarno disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur berdekatan dengan makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

Semoga artikel Biografi Singkat Ir. Soekarno ini bermanfaat bagi para pembaca, jika ada kesalahan dalam penyusunan maupun penulisan, Admin mohon kritikan dan sarannya agar bisa memebenarkannya kembali sebagaimana mestinya, terimakasih.

2017 Pena Kecil (https://tulispenakecil.blogspot.com/*).

Biografi Singkat Ir. Soekarno

Biografi-Singkat-presiden-Soekarno
Biografi Ir. Soekarno presiden pertama Indonesia

Siapa yang tak kenal dengan Soekarno, persiden pertama negara kita Indonesia. Sosok yang sangat berjasa mengantarkan Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan. Sosok penting dibalik pembuatan dasar-dasar negara. Sosok yang patut kita kenang dan ingat sebagai salah satu pahlawan hebat Indonesia.

Sebelum mengulas tentang biografi Ir. Soekarno, lebih singkat kami menjelaskan sedikit tentang pengertian biografi.

Apa sih biografi itu? Biografi merupakan sebuah tulisan yang membahas tentang kehidupan seseorang. Secara sederhana, biografi dapat di artikan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang.

Nah sudah tahu kan arti dari biografi itu sendiri, sekarang simak biografinya di bawah ini.

Biografi Ir. Soekarno presiden pertama Indonesia


Ir. Soekarno lahir pada 6 Juni 1901 di Belitar Jawa timur. Ir. Soekarno lahir dari pasangan Raden Seokemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Sewaktu kecil, beliu tingga bersama kakeknya, Raden Hardjokromo di Tulung Agung, Jawa Timur. Soekarno bersekolah pertama kali di Tulung Agung, yang kemudian pindah ke Mojokerto mengikuti ayahnya yang ditugaskan di kota tersebut. Di Mojokerto, Soekarno masuk ke Eerste Inlandse School, sekolah dimana ayahnya bekerja. Pada tahun 1991, Soekarno pindah ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya melanjutkan ke Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya.

Pada tahun 1915, Soekarno telah menyelesaikan sekolahnya di ELS dan melanjutkan ke HBS Surabaya. Di Surabaya, Soekarno dikenalkan dengan kawan ayahnya, bernama Tjokroaminoto. Tjokroaminoto merupakan pemimpin organisasi Serekat Islam yang merupakan organisasi besar saat itu. Dari situlah Soekarno mengenal tokoh-tokoh penting lain seperti Alimin, Musso, Dharsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis.

Karir Politik Ir. Soekarno


Bermula saat beliau bergabung dengan Jong Java (Pemuda Jawa) yang mana dari situ nama Soekarno menjadi dikenal, selain itu dalam organisasi jong java Soekarnolah orang pertama yang memerintahkan agar surat kabar jong java di terbitkan dengan bahasa melayu bukan dengan bahasa belanda.

Pada tahun 1926 Soekarno pindah ke bandung disana Soekarno mendirikan sebuah organisasi yang bernama Algemene Studie Club yang mana merupakan dari cikal bakal terbentuknya salah satu partai yang bernama PNI (Partai Nasional Indonesia). Setelah itu Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI pada bulan Juli 1932.

Pada bulan Agustus 1945, Soekarno diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara ke Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdekan dan segala urusan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah tanggung jawab rakyat Indonesia sendiri. Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Para tokoh pemuda dari PETA menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena pada saat itu di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya. Teks proklamasi secara langsung dibacakan oleh Soekarno yang semenjak pagi rakyat indonesia telah memenuhi halaman rumahnya di Jl Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dikukuhkan oleh KNIP.

Pernikahan Ir. Soekarno


Karisma yang di miliki oleh Soekarno tidak perlu diragukan lagi, ini terbukti Soekarno menikah dengan 9 orang wanita yang mana di antaranya adalah: Oetari (menikah 1921;berpisah 1923), Inggit Garnasih (menikah 1923), Fatmawati (menikah 1943), Hartini (menikah 1952), Ratna (menikah 1962), Haryati (menikah 1963), Yurike Sanger (menikah 1964), Kartini Manoppo, Heldy Djafar (menikah 1966).

Dari kesembilan pernikahan tersebut Soekarno dikarunia 11 orang anak yang mana di antaranya. Pernikahan bersama Ibu Fatmawati, dengan anak yang di beri nama Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guruh. Sedangkah dari pernikahannya dengan Hartini, Soekarno dikaruniahi dua orang anak yaitu Taufan dan Bayu. Pernikahannya dengan Ratna, sedangkan pernikahannya bersama Haryati, Kartini Manoppo masing-masing dikaruniahi 1 anak yaitu Kartika, Ayu, dan Totok.

Wafatnya Ir. Soekarno


Hari Minggu, 21 Juni 1970 Presiden Soekarno meninggal dunia di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto, Jakarta. Presiden Soekarno disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur berdekatan dengan makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.

Semoga artikel Biografi Singkat Ir. Soekarno ini bermanfaat bagi para pembaca, jika ada kesalahan dalam penyusunan maupun penulisan, Admin mohon kritikan dan sarannya agar bisa memebenarkannya kembali sebagaimana mestinya, terimakasih.

2017 Pena Kecil (https://tulispenakecil.blogspot.com/*).

Subscribe Our Newsletter