-->

Halaman

    Social Items

Simphoni Langit Sore, Senja di sore hari
Langit sore memang selalu memberikan kesan yang berbeda bagi setiap orang, termasuk Admin dan penulis dari Artikel Simphoni Langit Sore yang akan admin bagikan ini kali ini.

Memang tidak akan pernah ada jenuhnya menuliskan sesuatu dengan bertemakan Langit yang sedang menunjukkan keindahannya, memberi salam perpisahan dengan sejuta kindahan. Melukiskan warna jingga di kanvas yang tak berbatas.

Admin sendiri beberapa kali menulis dengan tema Sore Hari, ya bisa di bilang sebuah catatan saja atau sebuah curahan hati. salah satunya bisa sobat baca di artikel berikut ini Kopi Senja

Simphoni Langit Sore

Oleh Ade Novit Rahmawan

Simphoni Langit Sore

kata bijak mentari pagi, selamat pagi, sinar mentari pagi, mengawali hari

Pena Kecil selamat pagi sobat, apa kabar hari ini? Semoga rahmat dan nikmat.Nya selalu untuk kita semua. Semangat menyambut hari dengan Pesan dari mentari Pagi yang ada dalam artikel di bawah ini. Kali ini admin akan membagikan sebuah artikel dari kontributor Pena Kecil.

Seperti artikel sebelumnya yang berjudul Semesta, Senja dan Jingga, artikel ini juga pernah admin terbitkan di blog sebelumnya yang sudah admin tutup, sekarang admin terbitkan lagi di Pena Kecil. Seperti apa sih artikelnya? Langsung aja cek di bawah ini.

Pesan Dari Mentari Pagi

Ada Freud di kopiku

Ada Freud di kopiku

Oleh: Ade Novit Rahmawan
“Menepi, menyepi, menulis puisi dan sajak bersama kepulan asap dan secangkir kopi. Ada Freud di kopiku, dan ada kau di cangkirku”
Andai saja ada pilihan lain selain kopi, aku ingin kau berdiri melambai, menyapaku sambil berucap “selamat pagi”, yang akan menjadi opsi pilihan lain yang akan kutuju. Meski cafein kopi akan selalu meyeretku, kurasa memang kau yang bisa menjadi netralirnya. Jika kopi punya cafein yang akan membuat seorang merasa tenang, aku punya kau, yang selalu membuatku merasa nyaman.

Ada Freud di kopiku

Subscribe Our Newsletter